Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 130 Orang Masih Dalam Pencarian

Laut Jawa, lugasline.com — Kapal penumpang Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut membawa total 243 orang, termasuk awak kapal. Insiden terjadi setelah kapal menghadapi cuaca buruk hingga akhirnya terbalik di perairan Laut Jawa.

 

Tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian dan penyelamatan. Hingga perkembangan terbaru, 113 orang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 107 orang dinyatakan selamat, sementara enam orang meninggal dunia.

 

Dengan demikian, sekitar 130 orang masih dalam pencarian. Operasi SAR terus dilakukan melalui jalur laut dan udara dengan mengerahkan sejumlah kapal serta helikopter.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengatakan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan menjadi prioritas dalam operasi tersebut. “Prioritas kita adalah melakukan pencarian dan pertolongan terhadap 130 orang yang masih belum ditemukan.” Ujar I Putu Sudayana SAR Mission Coordinator.

 

Pernyataan tersebut disampaikan dalam perkembangan operasi SAR terhadap kecelakaan Virgo Transport 8. Tim gabungan masih memusatkan pencarian di sekitar lokasi kejadian untuk menemukan penumpang yang belum diketahui keberadaannya.

 

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pemerintah mengerahkan seluruh sumber daya untuk mendukung proses pencarian dan penyelamatan.

 

“Seluruh sumber daya dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap penumpang yang masih belum ditemukan.” Ucap Dudy Purwagandhi

Menteri Perhubungan RI

 

Pernyataan tersebut menegaskan dukungan pemerintah terhadap operasi pencarian dan penyelamatan korban. Upaya dilakukan dengan mengerahkan unsur SAR melalui jalur laut maupun udara.

 

Hingga Minggu malam, operasi pencarian masih berlangsung. Tim SAR terus menyisir lokasi kejadian dan wilayah di sekitar posisi terakhir kapal untuk menemukan korban yang masih belum diketahui keberadaannya. Jumlah korban maupun status penumpang masih dapat berubah seiring perkembangan operasi SAR di lapangan. (fad)